Rabu, 01 Juni 2016
Rudi Salim
Diawali dari bisnis pembiayaan transaksi penjualan online, Rudi Salim pun aktif di bisnis online khususnya di bidang game online. Usahanya berbuah hasil fantastis dengan didirikannya delapan cabang yang ada di delapan kota dengan omset 1,3 milyar per bulan. Tahukah Anda bahwa demi bisnis ini, Rudi harus mengorbankan kuliah, mobil dan bisnis karaoke milik keluarganya.
sumber : www.maxmanroe.com
Budiono Darsono
Budiono Darsono bisa dikatakan sebagai pelopor pendiri situs berita online pertama yang ada di Indonesia, yakni Detik.com. Siapa yang tidak mengenal Detik.com sekarang, sebagai salah satu portal berita terbesar di Indonesia?
Situs tersebut awalnya didirikan karena majalah Detik dibredel oleh pihak pemerintah Orde Baru karena dianggap berlawanan arus dengan pemerintah. Sementara itu, regulasi pemerintah mengenai media Internet belum banyak.
sumber : www.maxmanroe.com
Andrew Darwis
Siapa tidak kenal Andrew Darwis dengan Kaskus.co.id yang merupakan situs komunitas paling besar di Indonesia. Masih muda dan bertalenta, Andrew Darwis merupakan pelopor Kaskus.co.id, luar biasa.
sumber : www.maxmanroe.com
Anne Ahira
Anne Ahira adalah salah satu nama yang cukup mengundang kontroversi di ranah Internet marketing. Hal ini dikarenakan ada beberapa orang yang berujar bahwa Anne Ahira adalah seorang penipu dan meragukannya sebagai seorang pebisnis online.
Wanita yang lahir di Bandung ini memulai bisnis online-nya sejak tahun 2001 dan pada tahun 2005 dia mendirikan AsianBrain.com, yakni sekolah Internet Marketing yang dilakukan secara online. AsiaBrain.com sendiri memiliki banyak anggota dari seluruh Indonesia. FYI, Anne Ahira pernah diundang oleh pemerintah untuk mewakili Indonesia sebagai pembicara APEC pada tahun 2007.
sumber : www.maxmanroe.com
Hendrik Tio
Hendrik Tio adalah pendiri dan pemilik toko online yang sangat dikenal yakni Bhinneka.com. Tahukah Anda situs ini telah berdiri sejak tahun 1999? Sekarang toko tersebut bahkan bisa mengantongi omset mencapai 60 milyar setiap tahunnya.
Modal awal yang dikeluarkan oleh Hendrik Tio pada awalnya adalah sekitar Rp 100 juta. Fantastis, bukan? Pekerjaan Hendrik Tio selama satu dekade lebih ini tidak sia-sia.
sumber : www.maxmanroe.com
Yasa Singgih
Terlahir dari keluarga biasa-biasa saja, anak kelahiran 1995 ini memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis sejak sangat belia. Sejak berusia 15 tahun, setelah ayahnya terkena serangan jantung dan harus dioperasi, ia mulai mencari uang sendiri dengan menjadi pembawa acara di berbagai acara ulang tahun dan musik. Selain itu, masih di usia yang sama, ia mulai berbisnis online dengan menjual lampu hias, namun tidak bertahan lama karena persoalan pemasok. Setahun kemudian, di usia 16 tahun, Yasa beralih ke bisnis mode. Sempat jatuh bangun dan diremehkan orang, hingga rugi ratusan juta rupiah dari berbagai bisnis, sebelum akhirnya ia berhasil membangun brand pakaian sendiri dengan mengusung nama Mens Republic. Selain itu, ia juga mengelola usaha konsultasi manajemen bernama MS Consulting serta kompleks perumahan dalam bentuk kavling tanah di Bogor.
sumber : www.cermati.com
Hamzah Izzulhaq
Pemuda kelahiran 1993 ini sudah membuktikan diri sebagai pengusaha muda yang sukses. Sejak kecil, ia sudah terlihat memiliki bakat berbisnis, yakni dengan berjualan kelereng, petasan, hingga koran. Ia juga pernah menjadi tukang parkir dan ojek payung. Saat tengah mengikuti seminar bisnis pelajar ketika masih duduk di bangku SMA, Hamzah ditawari usaha waralaba bimbingan belajar oleh seorang pemuda yang juga masih muda namun sudah memiliki bimbingan belajar dengan 44 cabang. Dengan bermodal uang Rp5 juta dan pinjaman Rp70 juta dari ayahnya, ia membeli salah satu cabang yang kebetulan ditawarkan untuk diambilalih seharga Rp175 juta. Sisanya yang sebesar Rp100 juta dibayar dengan dicicil dari keuntungan setiap semester. Usahanya itu semakin berkembang, dan kini Hamzah sudah memiliki 3 lisensi waralaba bimbel dengan jumlah siswa di atas 200 orang setiap semester. Sejak akhir 2011, bisnis Hamzah telah resmi berbadan hukum dengan nama CV Hamasa Indonesia. Pemuda 22 tahun ini menjabat sebagai direktur utama.
sumber : www.cermati.com
Langganan:
Postingan (Atom)






